Jumat, 14 Desember 2012

Sortasi dan Grading Kentang


Sortasi merupakan bagian kegiatan pasca panen yang dilakukan dengan tujuan memisahkan hasil panen yang baik dan yang jelek. Pengertian baik disini adalah yang tidak mengalami kebusukan atau kerusakan fisik akibat penguapan atau serangan hama dan penyakit. (Setyowati dan Asiani, 1992). Grading adalah mengelompokkan produk buah atau sayuran tersebut berdasarkan ukuran (besar, kecil, sedang) serta tingkat kemasakan. Grading dilakukan pada saat panen. Grading bertujuan untuk memisahkan hasil panen berdasarkan ukuran. Grading bisa dilakukan bersamaan dengan penyortiran atau dilakukan secara terpisah. Sortasi dan grading sangat bermanfaat khususnya dalam pemasaran karena dapat meningkatkan harga jual produk hortikultura.
Sortasi dan grading banyak digunakan terutama pada produk-produk agroindustri, misalkan sortasi dan grading pada umbi kentang. Sortasi dan grading pada umbi kentang merupakan tahapan kedua yang dilakukan dalam proses penanganan pasca panen. Setelah umbi kentang dicuci, umbi kentang selanjutnya disortasi. Pada proses ini dilakukan pemisahan terhadap umbi yang baik dan sehat, yaitu umbi yang tidak cacat dan tidak terserang hama ataupun penyakit. Kegiatan ini dapat mencegah penularan penyakit dari umbi yang sakit atau rusak ke umbi yang sehat.
Setelah disortasi, umbi kentang yang sehat dikelompokkan menurut ukuran besar umbi atau beratnya, varietas, dan tingkat ketuaan umbi. Hasil grading adalah kentang dengan kelas mutu I, II, III, dan IV. Grading bisa dilakukan bersamaan dengan sortasi. Menurut Setiadi Surya Fitri N (1993), kentang varietas French Fries dapat dikelompokkan ke dalam 4 kelas mutu menurut ukuran beratnya, yaitu:
Kelas mutu I         : berat antara 250-400 g
Kelas II                  : berat antara 100-250 g
Kelas III                                : berat antara 60-100 g
Kelas IV                                : berat antara 30-60 g
Menurut SNI-01-3175-1992 umbi kentang segar dikelompokkan ke dalam 3 mutu yaitu mutu I, II, dan III. Standar mutu umbi kentang segar dapat dilihat pada tabel di bawah ini.

Tabel 1. Standar mutu umbi kentang segar SNI-01-3175-1992


Dari kegiatan grading diperoleh hasil umbi yang seragam, baik ukuran maupun kualitas. Hal ini memudahkan penentuan harga dan pemasarannya, pengemasan atau penyusunan dalam wadah, serta memberikan kepercayaan serta kepuasan pada konsumen sehingga menjamin kestabilan pemasaran.

1 komentar: